6 Cara Mengetahui Perkembangan Anak Usia Dini

6 Cara mengetahui perkembangan anak usia dini. Sebagai seorang ibu harus tahu tentang pertumbuhan motorik seorang anak mulai dari umur 0 hingga 5 tahun dan sebagai ibu yang baik dan mengetahui kebutuhan otak dan tubuhnya maka beri makanan seperti sayur-mayur dan buah-buahan, makanan yang mengadung zat gizi seimbang dan yang terpenting ASI hingga dan memberikan imunisasi yang tepat tiap saat imusisasi yang diharuskan oleh petugas kesehatan, tumbuh kembang otak yang berkembang dengan bertambahnya umur dan gerak juga ucapan didapatkan dari asupan makanan dengan protein dan vitamin sesuai kebutuhan seusianya dan menjamin perkembangan anak usia dini, juga lingkungan sangat berperan bagi seorang anak dapat mempengaruhi baik buruknya kretivitasnya.

PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI


Perkembangan anak umur 0 sampai 5 tahun

A. Perkembangan bayi umur 0 sampai 3 bulan


Bayi usia 0-3 bulan bisa melakukan:

1). Menatap ke ibu
2). Mengluarkan suara o..oo...
3). Menggerakan kaki dan tangan
4). Menginjak umur 3 bulan bayi sudah bisa mengangkat kepala tegak ketika tegkurap
5). Tertawa
6). Menggerakan kepala ke kiri dan ke kanan
7). Membalas senyum ketika di ajak bicara
8). Mengoceh spintan atau mengoceh dengan bereaksi.

Ibu ( orang tua) yang harus dilakukan:

1). Sering memeluk dan menimang bayi dengan penuh kasih sayang
2). Gantung benda berwarna-warni atau berwarna cerah yang bergerak dan bisa di lihat bayi
3). Ajak bayi tersenyum dan bicara
4). Perdengarkan musik pada bayi dengan nada lembut.

B. Perkembangan bayi umur bayi 4 hingga 6 bulan


Bayi di usia 4-6 bulan bisa melakukan:

1). Menjelang umur 6 bulan bayi bisa berbalik dari telungkup ke telentang
2). Mempertahankan posisi kepala tetap tegak
3). Meraih benda yang ada di dekatnya
4). Menirukan bunyi
5). Menggemgam mainan
6). Tersenyum bila melihat mainan atau gambar yang menarik.

Mengetahui Perkembangan Anak Usia Dini

Ibu yang harus di lakukan:

1). Sering tengkurapkan bayi
2). Gerakan benda di depan mata bayi ke kiri dan ke kanan
3). Perdengarkan berbagai bunyi-bunyian
4). Beri mainan atau benda yang besar dan berwarna tapi beratnya ringan untuk umurya.

C. Perkembangan umur bayi 6 hingga 12 bulan


Bayi di usia 6-12 bulan bisa melakukan:

1). Untuk usia 9 bulan bayi sudah bisa merambat
2). Mengucapkan ma..ma.. da..da..
3). Meraih benda kecil sebesar kacang
4). Mencari benda atau mainan yang di jatuhkan
5). Bertepuk tangan atau ci-luk-ba
6). Makan biskuit sendiri
7). menginjak usia umur 12 bulan bayi bisa menlakukan berdiri dan berjalan berpegangan
8). Memegangang benda kecil
9). Meniru kata sederhana ma..ma...paa..pa..
10). Mengenal anggota keluarga yang sering dekat dengannya
11). Takut pada orang yang belum di kenalnnya
12). Menunjuk yang di inginkannya tanpa menangis.

Ibu yang harus di lakukan:

1). Ajari bayi duduk, ajak main cilukba, ajari memegang biskuit dan memakannya
2). Ajari memegang benda kecil dengan 2 jari
3). Ajari berdiri dan berpegangan
4). Ajak bicara sesering mungkin
5). Latih mengucapkan ma..ma.. pa.. pa...
6). Beri mainan yang aman di pukul-pukul dan warna mainan yang mencolok yang tidak mengandung warna berbahaya.

D. Perkembangan umur anak 1 hingga 2 tahun


Anak di umur 1-2 tahun bisa melakukan:
1). Menginjak umur 2 tahun bisa naik tangga dan berlari-lari
2). Mencoret-coret pensil pada kertas atau lantai
3). Bisa menujukan lebih dari 1 bagian tubuhnya
4). Menyebut 3 -6 kata yang mempunyai arti seperti piring bola dan yang lainnya
5). Memegang cangkir sendiri dan belajar makan dan meminum sendiri.

Ibu yang harus di lakukan:

1). Ajari berjalan di undakan atau tangga, ajak menyapu dan membersihkan meja
2). Ajari membereskan mainannya
3). Ajari coret-coret di kertas
4). Ajari menyebut nama bagian tubuhnya
5). Ajak bernyanyi
6). Berikan pujian kalau ia berhasil melakukan sesuatu.

E. Perkembangan umur anak 2 sampai 3 tahun


Anak di umur 2- 3 tahun bisa melakukan:

1). Menginjak 3 tahun anak bisa menggayuh sepeda 3 roda
2). Berdiri dengan satu kaki tanpa berpegangan
3). Bicara dengan baik menggunakan 2 kata
4). Mengenal nama umur dan tempat
5). Menggambar garis lurus
6). Bermain dengan teman
7). Melepas pakaian sendiri
8). Mengenakan sepatu sendiri.

Ibu yang harus di lakukan:

1). Ajari berpakain sendiri
2). Ajak melihat buku bergambar
3). Ajari cuci tangan
4). Ajari buang air besar dan kecil di tempatnnya.

F. Perkembangan umur anak 3 sampai 5 tahun


Anak di umur 3-5 tahun bisa melakukan:

1). Anak menginjak umur 5 tahun sudah bisa melompat-lompat dengan 1 kaki, menari, dan berjalan lurus
2). Menggambar orang 3 bagian ( kepala, badan, kaki )
3). Menggambar tanda silang dan lingkaran
4). Menangkap bola kecil dengan kedua tangan
5). Menjawab perkataan dengan kata-kata yang benar
6). Bicara mudah dimengerti
7). Menyebut anggka, menghitung jari sendiri
8). Berpakai sendiri tanpa dibantu
9). Mengancing baju atu pakaian boneka
10). Menggosok gigi tanpa bantuan.

Ibu yang harus di lakukan:

1). Minta anak menceritakan apa yang ia lakukan atau di kerjakan
2). Dengarkan ia ketika ia bicara
3). Bila ia gagap, ajari bicara perlan-pelan.
4). Awasi ia mencoba hal baru karena usia 5 tahun ingin melakukan apa yang di lihatnya.
Jika pada usia di atas anak ibu belum busa melakukan seperti yang sudah di uraikan silahkan bawa ke bidan atau dokter .

Baca juga : Tanda bayi dilahirkan normal

Itulah artikel tentang motorik perkembangan anak usia dini umur 0 hingga 5 tahun, semoga bermanfaat.

Subscribe to receive free email updates: